21
Nov
09

Bahasa Pemrograman Cobol

Sekilas tentang program COBOL.

 

COBOL adalah kepanjangan dari Common Bussiness Oriented

Language. Bahasa COBOL digolongkan sebagai High Level Language

(bahasa pemrograman tingkat tinggi) yang berorientasi pada masalah

bisnis. Diciptakan pada tahun 1959.

COBOL pertama kali diperkenalkan secara formal bulan Januari 1960

dan disebut dengan COBOL-60. Dan diperbaharui tahun 1965. Pada

tahun 1968 dan 1974, bahasa COBOL dikembangkan dan

distandarisasikan dengan nama ANSI COBOL (American National

Standarts Institute).

Bahasa pemrograman COBOL sangat terstruktur, karena mudah

dibaca dan memiliki struktur yang jelas.

COBOL dibuat untuk operasi pengolahan data, yaitu membaca data,

memproses data dan menghasilkan output berupa informasi.

Dasar-dasar COBOL.

Untuk membuat program COBOL yang baik dan benar, minimal anda

harus menguasai atau mengetahui beberapa hal berikut :

  • · Cara penulisan.

Kolom maksimal yang disediakan program COBOL adalah kolom 1

sampai 80, dengan ketentuan sebagai berikut :

Kolom 1-6 : digunakan untuk line number (optional) ditulis dari kecil ke

besar.

Kolom 7 : digunakan untuk melanjutkan baris sebelumnya dengan

menambahkan tanda (-) dan baris sambungannya ditulis di

area B.

Bila diisi (*) maka yang ditulis pada baris ini dianggap

komentar.

Kolom 8-11 : disebut dengan area A. untuk menulis divisi, section, nama

paragraph, judul file description (FD), level number 01 dan

level number 77.

Kolom 12-72 : disebut area B. untuk menulis elemen program selain yang

ditulis di area A.

Kolom 73-80 : kolom ini tidak akan diproses oleh program jadi data diisi

catatan atau curahan hati untuk dokumentasi.

Beberapa hal lagi yang anda harus perhatikan tentang penulisan yaitu

penggunaan titik dan spasi. Bahasa pemrogram COBOL sangat sangat

ketat tentang peraturan penulisan, pastikan anda memberikan tanda titik

(.) setelah nama divisi, section, paragraph atau baris instruksi dan spasi

(space) untuk pemisah antara COBOL RESERVED WORDS dengan

variable atau string.

Kedua hal tadi kelihatan sepele tapi jika program yang anda buat

panjang nya sampai puluhan baris hal ini mungkin dapat membuat anda

frustasi. Karena akan menyebabkan pesan kesalahan yang memusingkan

kepala.

Cara menjalankan program COBOL.

Program COBOL ini tidak memiliki built-in editor seperti Pascal atau

Basic sehingga anda harus mengetik dan mengkompile secara terpisah.

Untuk mengetik source program COBOL anda dapat menggunakan

sembarang text editor apakah itu MS-Editor, Notepad, SideKick dan lainlain

sesuai keinginan anda. Tetapi disarankan menggunakan SideKick

karena lebih cepat terutama pada saat proses debugging source program.

Cara penggunaan SideKick.

SideKick adalah suatu editor tool yang resident di memori, untuk

menjalankan SideKick, ketik :

C:\>SK

Setelah tampil jendela berwarna biru tekan CTRL+ALT maka akan keluar

menu pop-up pilih notepad.

Tekan F3 untuk membuat file baru (untuk cobol dengan extensi .COB) , F2

untuk menyimpan source program dan Ecs untuk ke DOS prompt.

Untuk mengkompile source program COBOL yang anda buat tekan F2 lalu

Ecs , ketikan:

C:\>COBOL nama_program.cob atau C:\>COBOL nama_program;

Untuk menjalankan (running) ketikan:

C:\>RUNCOBOL nama_program

Contoh Program Sederhana.

PRAK.COB Sun Aug 20 20:55:58 2006 Page 1

line number source line Microsoft COBOL Version 2.20

1 IDENTIFICATION DIVISION.

2 PROGRAM-ID. CONTOH.

3 AUTHOR. SAYA.

4 ENVIRONMENT DIVISION.

5 CONFIGURATION SECTION.

6 SOURCE-COMPUTER. IBM-PC.

7 OBJECT-COMPUTER. IBM-PC.

8 DATA DIVISION.

9 WORKING-STORAGE SECTION.

10 01 MASUKAN.

11 02 NAMA PIC X(20).

12 02 NPM PIC X(8).

13 SCREEN SECTION.

14 01 HAPUS-LAYAR.

15 02 BLANK SCREEN.

16 PROCEDURE DIVISION.

17 MASUKKAN-DATA.

18 DISPLAY HAPUS-LAYAR.

19 DISPLAY ‘NAMA : ‘.

20 ACCEPT NAMA.

21 DISPLAY ‘NPM : ‘.

22 ACCEPT NPM.

23 SELESAI.

24 STOP RUN.

25

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN MATRIKS

Obyektif :

1. Mahasiswa mengetahui tentang Matriks

2. Mahasiswa mengerti tentang penjumlahan matriks

3. Mahasiswa mengerti tentang pengurangan matriks

Definisi

Matriks adalah himpunan skalar (bilangan riil atau kompleks) yang

disusun/dijajarkan secara empat persegi panjang (menurut baris-baris dan

kolom-kolom).

Skalar-skalar itu disebut elemen matriks.

Contoh :

1 2 3 _ baris 1

A = -7 ½ Ö9 _ baris 2

6 0 4 _ baris 3

¯ ¯ ¯

kolom 1 2 3

Notasi Matriks (Penamaan Matriks)

Dapat ditulis dengan huruf besar A, B, S, T dan lain-lain.

Bentuk umum dari suatu matriks adalah :

Nama matriks = (indeks baris, indeks kolom)

2

Sebagai contoh pada matriks A diatas :

- berordo _ 3 x3,

_ ordo yang dimaksud adalah jumlah baris x jumlah kolom

- A(1, 1) = 1

- A(2, 3) = Ö9 … dst

Kesamaan Matriks

Dua buah matriks atau lebih dikatakan sama jika jumlah baris dan

kolomnya sama (berordo sama).

PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN MATRIKS

dapat dilakukan hanya untuk dua buah matriks atau lebih yang berordo

sama (mempunyai jumlah baris dan kolom sama).

Contoh : 6 3 2 9 3 1

A = 2 4 3 B = -5 9 3

1 0 1 0 2 1

6+9 3+3 2+1 15 9 3

_ A + B = 2+(-5) 4+9 3+3 = -3 13 6

1+0 0+2 1+1 1 2 2

6-9 3-3 2-1 -3 0 1

_ A – B = 2-(-5) 4-9 3-3 = 7 -5 0

1-0 0-2 1-1 1 -2 0

3

Logika Program Penjumlahan & Pengurangan Matriks

1. Program dibuat dengan berdasarkan pada basis object dan juga

menggunakan menu, yang terdiri dari input matrik, penjumlahan

matriks, pengurangan matriks serta exit program.

2. Deklarasi variable dan procedure-procedure yang digunakan.

3. Pendeklarasian ulang variable berorientasi object dengan nama

variable lain.

4. Membuat procedure t.input untuk melakukan penginputan matrik.

Procedure ini akan dipanggil jika adri menu kita memilih yang nomor 1.

5. Procedure t.tampil akan dieksekusi jika proses menginput data sudah

selesai.

6. Menu pilihan ke-2 akan memproses procedure t.tambah untuk

melakukan untuk melakukan proses penjumlahan dua matrik.

7. Menu pilian ke 3 akan memproses procedure t.kurang untuk melakukan

proses pengurangan matrik.

8. Pada bagian program utama dibuat menu dan akan keluar dari program

tersebut jika memilih angka menu untuk keluar.

4

PERKALIAN MATRIKS

Obyektif :

4. Mahasiswa memahami tentang perkalian skalar matriks

5. Mahasaiswa mampu membuat program perkalian matriks dengan

pemrogran pascal.

Perkalian Matriks :

  • · Dua matriks yang akan dikalikan atau dibagi dapat dilakukan dengan

syarat :

jumlah kolom matriks pertama = jumlah baris matriks kedua

  • · Suatu matriks dapat pula dikalikan atau dibagi oleh suatu besaran

skalar.

  • · Sebagai contoh Matriks A dan B diatas akan dilakukan operasi :

_ A x B =

6 3 2 9 3 1

= 2 4 3 x -5 9 3

1 0 1 0 2 1

(6×9)+(3x(-5))+(2×0) (6×3)+(3×9)+(2×2) (6×1)+(3×3)+(2×1)

= (2×9)+(4x(-5))+(3×0) (2×3)+(4×9)+(3×2) (2×1)+(4×3)+(3×1)

(1×9)+(0x(-5))+(1×0) (1×3)+(0x9)+(1×2) (1×1)+(0x3)+(1×1)

  • · 2 x A =

6 3 2

= 2 x 2 4 3

5

1 0 1

2×6 2×3 2×2

= 2×2 2×4 2×3

2×1 2×0 2×1

12 6 4

= 4 8 6

2 0 2

Beberapa Hukum Perkalian pada Matriks :

1. A(B + C) = AB + AC = BA + CA, memenuhi hukum distributif

2. A(BC) = (AB)C, memenuhi hukum asosiatif

3. Perkalian tidak komutatif, AB ¹ BA

4. Jika AB + 0 (matriks nol) yaitu matriks yang semua elemennya = 0,

kemungkinan-kemungkinannya :

a. A = 0 dan B = 0

b. A = 0 dan B = 0

c. A ¹ 0 dan B ¹ 0

5. Bila AB = AC belum tentu B = C.

Syarat Perkalian Dua Matriks

6

Jika matriks Am x n dan matriks Bp x q dikalikan, maka :

  • · Banyaknya kolom matriks A harus sama dengan banyaknya kolom

matriks B, sehingga n = p

  • · Matriks hasil perkalian antara A dan B adalah matriks dengan ordo

m x q

  • · Perkalian dilakukan dengan menjumlahkan hasil kali setiap elemen

baris matriks A dengan setiap elemen kolom matriks B yang sesuai

Contoh 1

Diketahui matriks-matriks :

Manakah diantara operasi-operasi perkalian matriks berikut yang dapat

dilakukan :

a. A x B Dapat, karena ordo matriks A adalah 2×3 dan ordo matriks

B adalah 3×2, kolom matriks A sama dengan baris matriks B

b. A x C Tidak, ordo matriks A adalah 2×3 sedangkan ordo matriks

C adalah 2×2, kolom matriks A tidak sama dengan baris matriks C

c. B x C Dapat, ordo matriks B adalah 3×2 dan ordo matriks C

adalah 2×2, kolom matriks B sama dengan baris matriks C

d. C x D Tidak, ordo matriks C adalah 2×2 sedangkan ordo matriks

D adalah 3×2


2 Responses to “Bahasa Pemrograman Cobol”



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


my foto

kalender

November 2009
S S R K J S M
« Okt   Des »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  

RSS google

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

artikel bulan

my blogs

my musik


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: